forumku.com logo Borobudur Header Forumku Kontes SEO Forumku
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun! > Social, Culture and Education!
Register Register
forumku.com kerja sama promosi ayowis.com 1 Mei 2013 - 31 Mei 2013 forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Social, Culture and Education! Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 12th November 2012, 05:54 PM   #1
andi.teguh
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,682
Aku Punya: 8 Teman
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 230 Times in 170 Posts
Default Inilah 8 Keris Legendaris Warisan Budaya Indonesia

Inilah 8 Keris Legendaris Warisan Budaya Indonesia


Keris adalah senjata yang menjadi kesenian dan hasil peradaban budaya Indonesia. Keris Indonesia telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia sejak 2005. Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, seringkali bilahnya berliku-liku, dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu guratan-guratan logam cerah pada helai bilah. Jenis senjata tikam yang memiliki kemiripan dengan keris adalah badik. Senjata tikam lain asli Nusantara adalah kerambit.

Pada masa lalu keris berfungsi sebagai senjata dalam duel/peperangan, sekaligus sebagai benda pelengkap sesajian. Pada penggunaan masa kini, keris lebih merupakan benda aksesori (ageman) dalam berbusana, memiliki sejumlah simbol budaya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya.

Penggunaan keris tersebar pada masyarakat penghuni wilayah yang pernah terpengaruh oleh Majapahit, seperti Jawa, Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, pesisir Kalimantan, sebagian Sulawesi, Semenanjung Malaya, Thailand Selatan, dan Filipina Selatan (Mindanao). Keris Mindanao dikenal sebagai kalis. Keris di setiap daerah memiliki kekhasan sendiri-sendiri dalam penampilan, fungsi, teknik garapan, serta peristilahan.
Inilah 8 Keris legendaris Warisan Budaya Indonesia

Keris Mpu Gandring


Keris Mpu Gandring adalah senjata pusaka yang terkenal dalam riwayat berdirinya Kerajaan Singhasari di daerah Malang, Jawa Timur sekarang. Keris ini terkenal karena kutukannya yang memakan korban dari kalangan elit Singasari termasuk pendiri dan pemakainya, ken Arok. Keris ini dibuat oleh seorang pandai besi yang dikenal sangat sakti yang bernama Mpu Gandring, atas pesanan Ken Arok, salah seorang tokoh penyamun yang menurut seorang brahmana bernama Lohgawe adalah titisan wisnu. Ken Arok memesan keris ini kepada Mpu Gandring dengan waktu satu malam saja, yang merupakan pekerjaan hampir mustahil dilakukan oleh para “mpu” (gelar bagi seorang pandai logam yang sangat sakti) pada masa itu. Namun Mpu Gandring menyanggupinya dengan kekuatan gaib yang dimilikinya. Bahkan kekuatan tadi “ditransfer” kedalam keris buatannya itu untuk menambah kemampuan dan kesaktian keris tersebut.Setelah selesai menjadi keris dengan bentuk dan wujud yang sempurna bahkan memiliki kemampuan supranatural yang konon dikatakan melebihi keris pusaka masa itu. Mpu Gandring menyelesaikan pekerjaannya membuat sarung keris tersebut. Namun belum lagi sarung tersebut selesai dibuat, Ken Arok datang mengambil keris tersebut yang menurutnya sudah satu hari dan haris diambil. Kemudian Ken Arok menguji Keris tersebut dan terakhir Keris tersebut ditusukkannya pada Mpu Gandring yang konon menurutnya tidak menepati janji (karena sarung keris itu belum selesai dibuat) selebihnya bahkan dikatakan untuk menguji kemampuan keris tersebut melawan kekuatan supranatural si pembuat keris (yang justru disimpan dalam keris itu untuk menambah kemampuannya). Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok. Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari yakni : Terbunuhnya Tunggul Ametung, Ken Arok dan Anusopati
__________________


andi.teguh is offline   Reply With Quote
Old 12th November 2012, 05:54 PM   #2
andi.teguh
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,682
Aku Punya: 8 Teman
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 230 Times in 170 Posts
Default

Keris Pusaka Setan Kober



Suatu saat tombak Kyai Pleret yang dipakai Sutawijaya mengenai lambung Arya Penangsang, hingga ususnya terburai. Arya Penangsang dengan sigap, menyangkutkan buraian ususnya itu pada wrangka atau sarung-hulu keris yang terselip di pinggangnya, dan terus bertempur. Saat berikutnya , Sutawijaya terdesak hebat dan kesempatan itu digunakan oleh Arya Penangsang untuk segera penuntaskan perang tanding tersebut, dengan mencabut keris dari dalam wrangka atau ngliga keris (menghunus), dan tanpa sadar bahwa wilah(an) atau mata keris Kyai Setan Kober langsung memotong ususnya yang disangkutkan di bagian wrangkanya. Ia tewas seketika. Sutawijaya terkesan menyaksikan betapa gagahnya Arya Penangsang dengan usus terburai yang menyangkut pada hulu kerisnya. Ia lalu memerintahkan agar anak laki-lakinya, kalau kelak menikah meniru Arya Penangsang, dan menggantikan buraian usus dengan rangkaian atau ronce bunga melati, dengan begitu maka pengantin pria akan tampak lebih gagah, dan tradisi tersebut tetap digunakan hingga saat ini.

Keris Kyai Sengkelat Kyai Sengkelat adalah keris pusaka luk tiga belas

yang diciptakan pada jaman

Majapahit (1466 – 1478), yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertabhumi

(Brawijaya V) karya Mpu Supa Mandagri.

Mpu Supa adalah salah satu santri

Sunan Ampel. Konon bahan untuk membuat Kyai Sengkelat adalah cis, sebuah besi

runcing untuk menggiring onta. Konon, besi itu didapat Sunan Ampel ketika sedang

bermunajat. Ketika ditanya besi itu berasal darimana, dijawab lah bahwa besi itu

milik Muhammad saw. Maka diberikan lah besi itu kepada Mpu Supa untuk dibuat

menjadi sebilah pedang.

Namun sang mpu merasa sayang jika besi tosan

aji ini dijadikan pedang, maka dibuatlah menjadi sebilah keris luk tiga belas

dan diberi nama Kyai Sengkelat. Setelah selesai, diserahkannya kepada Sunan

Ampel. Sang Sunan menjadi kecewa karena tidak sesuai dengan apa yang

dikehendakinya. Menurutnya, keris merupakan budaya Jawa yang berbau Hindu,

seharusnya besi itu dijadikan pedang yang lebih cocok dengan budaya Arab, tempat

asal agama Islam. Maka oleh Sunan Ampel disarankan agar Kyai Sengkelat

diserahkan kepada Prabu Brawijaya V.Ketika Prabu Brawijaya V menerima keris tersebut, sang Prabu menjadi sangat kagum akan kehebatan keris Kyai Sengkelat. Dan akhirnya keris tersebut menjadi salah satu piyandel (maskot) kerajaan dan diberi gelar Kangjeng Kyai Ageng Puworo, mempunyai tempat khusus dalam gudang pusaka keraton.

Pusaka baru itu menjadi sangat terkenal sehingga menarik

perhatian Adipati Blambangan. Adipati ini memerintahkan orang kepercayaannya untuk mencuri pusaka tersebut demi kejayaan Blambangan, dan berhasil. Mpu Supa yang telah mengabdi pada kerajaan Majapahit diberi tugas untuk mencari dan membawa kembali pusaka tersebut ke Majapahit. Dalam menjalankan tugasnya, sang Mpu menyamar sebagai seorang pandai besi yang membuat berbagai alat pertanian dan mengganti namanya menjadi Ki Nambang.

Keris Pusaka Nagasasra Sabuk Inten Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten


adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur (bentuk) keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya. Bagian gandik keris ini diukir dengan bentuk kepala naga ( biasanya dengan bentuk mahkota raja yang beragam ), sedangkan badannya digambarkan dengan sisik yang halus mengikuti luk pada tengah bilah sampai ke ujung keris. Dengan ciri-ciri antara lain adalah kruwingan, ri pandan dan greneng, dan beberapa empu (berdasarkan zamannya seperti Majapahit , Mataram dan Mataram Nom) membuat keris ber-dapur nagasasra.Pada keris dapur Nagasasra yang baik, sebagian besar bilahnya diberi kinatah emas, dan pembuatan kinatah emas semacam ini tidak disusulkan setelah wilah ini selesai, tetapi telah dirancang oleh sang empu sejak awal pembuatannya. Pada tahap penyelesaian akhir, sang empu sudah membuat bentuk kinatah ( yang benar adalah tinatah = kata ‘tatah’ yang artinya dalam bahasa Indonesia = pahat,dengan sisipan in, menjadi tinatah )sesuai rancangannya . Bagian-bagian yang kelak akan dipasang emas diberi alur khusus untuk “tempat pemasangan kedudukan emas” dan setelah penyelesaian wilah selesai, maka dilanjutkan dengan penempelan emas oleh pande emas. Salah satu pembuat keris dengan dapur Nagasasra terbaik, adalah karya empu Ki Nom, merupakan seorang empu yang terkenal, dan hidup pada akhir zaman kerajaan Majapahit sampai pada zaman pemerintahan Sri Sultan Agung Anyokrokusumo di Mataram, tetapi ada sebagian ahli lain yang mengatakan bahwa Ki Supo Anom pada zaman kerajaan Mataram, sebenarnya adalah cucu dari empu Supo Anom yang hidup pada zaman Majapahit, dan golongan ini menyebut Ki Nom dengan sebutan Ki Supo Anom II, dan yang hidup di zaman Majapahit disebut Ki Supo Anom I.

Keris Kyai Carubuk


Keris Kyai Condong Campur Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur. Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang tidak ada. Selain itu, keris ini juga menggunakan gusen dan lis-lis-an.Condong Campur merupakan suatu perlambang keinginan untuk menyatukan perbedaan. Condong berarti miring yang mengarah ke suatu titik, yang berarti keberpihakan atau keinginan. Sedangkan campur berarti menjadi satu atau perpaduan. Dengan demikian, Condong Campur adalah keinginan untuk menyatukan suatu keadaan tertentu.

Konon keris pusaka ini dibuat beramai-ramai oleh seratus orang mpu. Bahan kerisnya diambil dari berbagai tempat. Dan akhirnya keris ini menjadi keris pusaka yang sangat ampuh tetapi memiliki watak yang jahat. Dalam dunia keris muncul mitos dan legenda yang mengatakan adanya pertengkaran antara beberapa keris. Keris Sabuk Inten yang merasa terancam dengan adanya keris Condong Campur akhirnya memerangi Condong Campur. Dalam pertikaian tersebut, Sabuk Inten kalah. Sedangkan keris Sengkelat yang juga merasa sangat tertekan oleh kondisi ini akhirnya memerangi Condong Campur hingga akhirnya Condong Campur kalah dan melesat ke angkasa menjadi Lintang Kemukus(komet atau bintang berekor), dan mengancam akan kembali ke bumi setiap 500 tahun untuk membuat huru hara, yang dalam bahasa Jawa disebut ontran-ontran.

Keris Taming Sari


Keris Taming Sari adalah keris yang dipunyai oleh Taming Sari. Di ceritakan pemilik asal keris ini adalah merupakan pendekar atau hulubalang kerajaan Majapahit yang bernama Taming Sari. Keris ini kemudianya bertukar tangan kepada hulubalang Melaka yang telah berjaya membunuh Taming Sari bernama Hang Tuah. Menurut cerita yang di ceritakan kejadian ini berlaku pada zaman kesultanan Melaka di bawah pemerintahan Sultan Muzafar Shah. Sultan tersebut hendak menikahi anak perempuan raja Majapahit. Angkatan Melaka telah berkunjung ke Majapahit bersama – sama dengan para pembesar dan hulubalang Melaka yang terdiri dari Hang Tuah, Hang Jebat, Hang Lekiu, Hang Kasturi dan Hang Lekir.Ketika sambutan kepada Sultan tersebut perbagai persembahan di sembahkan dan akhir sekali Taming sari meminta kebenaran kepada raja Majapahit untuk menantang hulubalang Melaka bermain keris. Tantangan tersebut di terima oleh Hang Tuah dan berlakulah babak permainan dan bertikam keris. Kedua – dua pendekar nampak sama hebat dan gagah … namun pada satu ketikan Hang Tuah berjaya menikam Taming Sari dengan keris nya … tetapi tidak lut atau kebal . Maka Hang Tuah berasakan bahwa kekebalan Taming Sari adalah disebabkan kesaktian yang ada pada kerisnya lalu Hang Tuah berusaha merampas keris itu. Ketika di dalam pertempuran itu Hang Tuah berjaya membuat helah yang menyebabkan keris Taming Sari terlekat ke dinding lalu ia merampasnya.

Namun adalah pantang membunuh musuh yang tidak bersenjata lalu diberikan keris beliau kepada Taming Sari dan di pendekkan cerita Hang Tuah berjaya menikam Taming Sari lalu mati. Lalu keris itu telah dihadiahkan kepada Hang Tuah oleh raja Majapahit. Keris ini juga terbabit di dalam membunuh Hang Jebat yang membalas dendam akibat hukuman bunuh oleh Sultan kepada Hang Tuah.

Keris Si Ginje




sumber
__________________


Likes:(1)
andi.teguh is offline   Reply With Quote
Old 12th February 2013, 03:01 PM   #3
Heavens_Feel
Ketua RT
 
Join Date: Feb 2013
Userid: 838
Posts: 114
Aku Punya: 0 Teman
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default

cuma pernah denger keris mpu gandring sih
Heavens_Feel is offline   Reply With Quote
Old 12th February 2013, 04:12 PM   #4
chizchax
Ketua RT
 
Join Date: Dec 2012
Userid: 746
Location: jambi, Indonesia
Posts: 154
Aku Punya: 0 Teman
Real Name: Muhammad Jamil
Likes: 0
Liked 8 Times in 8 Posts
Default

jangan lupa.

setiap malam kerisnya harus di cuci.
chizchax is offline   Reply With Quote
Old 5th December 2013, 07:12 PM   #5
gepeng
Warga Forumku
 
gepeng's Avatar
 
Join Date: Dec 2012
Userid: 712
Posts: 6
Aku Punya: 0 Teman
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Re: Inilah 8 Keris Legendaris Warisan Budaya Indonesia

apa gambar keris empu gandring itu keris yang asli ?
gepeng is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
20 Petinju Legendaris Indonesia Sepanjang Masa andi.teguh Olah Raga dan Organisasi! 3 4th December 2013 09:51 AM
Inilah Pengakuan Jujur Anak Malaysia Tentang Indonesia Pleasoul Indonesia Bangga! 21 11th December 2012 04:06 PM
Inilah 7 Manfaat Mandi Air Dingin andi.teguh Forum Kesehatan 0 3rd November 2012 04:23 PM
9 Budaya Indonesia Yang Telah Terkenal Di Kalangan Internasional andi.teguh Indonesia Bangga! 1 16th October 2012 05:08 AM
4 Wisata Budaya Terkenal Di Indonesia andi.teguh Forumku the Lounge 0 10th October 2012 05:52 PM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 01:40 AM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi situsku.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts